PRSU 2026 Ditutup, Putaran Uang Tembus Rp50 Miliar dan Kunjungan Capai 161 Ribu Orang

PRSU 2026 resmi ditutup dengan mencatatkan perputaran uang sekitar Rp50 miliar dan total kunjungan mencapai 161.309 orang, memperkuat peran ajang ini sebagai penggerak ekonomi Sumatera Utara.

Penutupan PRSU 2026 di Medan dengan capaian putaran uang Rp50 miliar
Wakil Gubernur Sumut Surya menutup PRSU 2026 yang mencatatkan perputaran uang sekitar Rp50 miliar selama satu bulan penyelenggaraan.

SUMUTNOMICS.COM | Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 resmi ditutup dengan mencatatkan perputaran uang sekitar Rp50 miliar selama satu bulan penyelenggaraan. Capaian tersebut menunjukkan kontribusi PRSU terhadap pergerakan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas perdagangan, promosi produk unggulan, dan sektor usaha masyarakat.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan terus memperkuat iklim investasi, meningkatkan daya saing daerah, serta menghadirkan layanan publik yang lebih baik agar dampak ekonomi dari PRSU dapat terus berlanjut.

Hal tersebut disampaikan Surya saat menutup PRSU 2026 di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Minggu (2/8/2026).

“Setiap daerah punya potensi masing-masing dan Pemprov Sumut akan terus mendorong untuk lebih berkembang dengan memperkuat iklim investasi, daya saing daerah dan layanan publik yang baik,” ujar Surya.

Ia menegaskan, PRSU tidak boleh hanya menjadi agenda tahunan, tetapi harus mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun selama penyelenggaraan PRSU diharapkan mampu mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan UMKM, pariwisata, serta sektor ekonomi lainnya di Sumatera Utara.

“Semoga kolaborasi di PRSU ini menjadi energi untuk lebih banyak menarik investasi, meningkatkan UMKM kita, pariwisata dan sektor-sektor lainnya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, mengungkapkan total kunjungan selama PRSU 2026 mencapai 161.309 pengunjung. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini mengedepankan transformasi dengan fokus tidak hanya pada jumlah pengunjung, tetapi juga kualitas pelaksanaan.

“Belum memenuhi target yang diharapkan, tetapi kita tidak hanya memandang kuantitas, tetapi juga kualitas, kualitas keamanan, kenyamanan, tata kelola, dan ini merupakan proses transformasi PRSU ke arah yang lebih baik lagi,” ujar Ferry.

Selain menjadi sarana promosi daerah dan produk unggulan, PRSU 2026 juga menghadirkan berbagai perlombaan, seperti kompetisi dance kontemporer, menyanyi, senam kreasi, hingga penghargaan bagi stand terbaik. Selama penyelenggaraan, sekitar 3.000 pengisi acara turut memeriahkan kegiatan, dengan 75 persen di antaranya merupakan penampil lokal asal Sumatera Utara.

Pemprov Sumut berharap transformasi penyelenggaraan PRSU dapat terus meningkatkan kualitas pameran sehingga mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah, memperluas promosi potensi investasi, serta memperkuat daya saing UMKM dan sektor pariwisata di Sumatera Utara.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *