Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

SUMUTNOMICS.COM | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp 1,4 miliar dan emas batangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (13/10).
Dalam operasi itu KPK juga mengamankan 14 orang, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan sejumlah pihak swasta.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, operasi tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.
“Dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama, kemudian PPK dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta,” ujar Budi, Selasa (13/10).
Selain mengamankan belasan orang, tim KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia berupa emas batangan. Berdasarkan penghitungan awal, uang tunai yang disita dalam OTT tersebut mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.
“Selain mengamankan sejumlah pihak, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai dan juga logam mulia emas. Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp 1,4 miliar,” ungkap Budi.
Namun KPK belum merinci jumlah maupun berat emas batangan yang disita dalam operasi tersebut berdasarkan keterangan yang tersedia.
OTT ini diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Keterlibatan masing-masing pihak yang diamankan serta konstruksi perkara tersebut masih perlu menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK.
Rustian merupakan Sekretaris Utama BNPB yang menjabat sejak 2023. Ia lahir di Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada 1 Januari 1969. Sebelum menjabat Sestama, Rustian pernah menjadi Direktur Sumber Daya Darurat pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB.
Kariernya sebagai aparatur sipil negara dimulai di Kementerian Kesehatan pada 1998. Pada 2008, ia berpindah instansi ke BNPB. Pada 2016, Rustian dipercaya menjabat Direktur Peralatan pada Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat Kepala Biro Umum. Dari sisi pendidikan, Rustian meraih gelar Sarjana Sains dan gelar Apoteker dari Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Andalas.
Ia kemudian memperoleh gelar Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Gadjah Mada pada 2005. Rustian menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Brawijaya pada 2022 dengan meraih gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik.