Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

SUMUTNOMICS.COM | MEDAN – Merasa dendam karena dipecat dari pekerjaannya sebagai petugas keamanan komplek perumahan berujung petaka bagi Misdi (40). Bukannya mencari pekerjaan baru, pria ini justru nekat membobol pagar komplek tempat ia dulu bertugas, lalu menggondol tiga sepeda motor sekaligus dalam semalam.
Aksi itu terjadi di Komplek Mandala Gouju, Kecamatan Medan Denai, pada Senin malam, 13 Juli 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Bersama dua rekannya, Misdi memanjat dinding pagar perumahan, merusak gembok, lalu membobol kunci stang tiga sepeda motor yang terparkir di depan rumah warga.
Kapolsek Medan Area AKP M. Ainul Yaqin mengatakan, motif di balik aksi nekat itu ternyata cukup sederhana, yakni dendam pribadi.
“Tersangka mengaku sakit hati karena dipecat korban bekerja sebagai sekuriti perumahan,” ungkap Ainul, Kamis (16/7).
Malam itu, tiga motor raib tanpa jejak. Handy (43), salah satu korban, kehilangan dua unit sekaligus, yakni Honda Stylo hijau bernomor polisi BK 5862 XBJ dan Yamaha Mio J hitam putih BK 6087 JMB.
Korban lainnya, Hendra, kehilangan satu unit Honda Genio hitam BK 6739 AIY yang di bagasinya masih tersimpan STNK atas nama Delfina Paulin.
Para korban baru menyadari motor mereka hilang keesokan paginya, Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 06.30 WIB. Setelah memutar rekaman CCTV di sekitar rumah, mereka bergegas melapor ke Polsek Medan Area.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Khairul Fajri bersama tim kemudian menelusuri rekaman CCTV dan melacak jejak pelaku. Hingga akhirnya menemukan Misdi bersembunyi di sebuah rumah yang sedang direnovasi di Jalan Tangguk Bongkar I, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai.
Misdi pun diringkus tanpa perlawanan pada Selasa siang, 14 Juli 2026, sekitar pukul 14.10 WIB, kurang dari 24 jam setelah aksinya. Polisi menyita barang bukti berupa pakaian yang dikenakan tersangka saat beraksi, yakni sebuah celana pendek biru dan kaos.
Kini giliran dua rekan Misdi yang menjadi buruan. Polisi menyebut identitas keduanya sudah dikantongi dan perburuan terus bergerak untuk memastikan mereka turut mempertanggungjawabkan perbuatannya.