Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

SUMUTNOMICS.COM | Langkat – Banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, hingga setinggi 1,5 meter pada Senin (12/10). Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat Muhammad Ansyari mengatakan, banjir merendam lima dusun di Kecamatan Besitang dengan total 719 kepala keluarga (KK) terdampak. Kelima dusun itu yakni Dusun Sejambu dengan 220 K, Dusun Sidodadi 240 KK, Dusun Pantai Pulau 75 KK, Dusun Suka Ramai 114 KK, dan Dusun Sekoci 70 KK.
Desa Sekoci menjadi salah satu wilayah dengan genangan tertinggi, yakni mencapai 100–150 sentimeter. Sementara ketinggian air di Desa Aras Napal berkisar 50–100 sentimeter dan di Kelurahan Kampung Lama mencapai 10–30 sentimeter.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh di Kecamatan Besitang. Genangan air mengganggu akses masyarakat yang melintas di jalur tersebut.
“Tak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini,” ungkapnya, Senin (12/10).
Ansyari merinci, pihaknya mendirikan empat posko pengungsian untuk menampung warga yang terdampak banjir di Kecamatan Besitang. Sebanyak 40 KK mengungsi di posko Dusun Sekoci, 80 KK di posko Dusun Sidodadi, 120 KK di posko Dusun Suka Ramai, dan 30 KK di posko Dusun Sejambu.
Berdasarkan data itu terdapat total 270 KK yang mengungsi di empat posko tersebut.
Selain Kecamatan Besitang, lanjut dia, banjir juga merendam wilayah Kecamatan Padang Tualang. Genangan air terjadi di jalan lintas, tepatnya di Dusun I Sumur Bor.
Kondisi itu menyulitkan masyarakat yang hendak melintas dan menimbulkan risiko bagi pengguna jalan karena arus banjir berpotensi menyeret kendaraan.
“BPBD Langkat juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Tim dari BPBD melakukan evakuasi korban banjir ke tempat yang lebih aman. Kemudian memberikan bantuan logistik,” kata Ansyari.