KAPOLDA BARU: Berantas Narkoba hingga Begal, Sonny Siapkan Tiga Program Unggulan

SUMUTNOMICS.COM | Medan – Kapolda Sumut yang baru, Irjen Sonny Irawan, menyiapkan tiga program unggulan untuk memperkuat pemberantasan narkoba, menekan kejahatan jalanan dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Ketiga program itu akan dikolaborasikan dengan Pemprov Sumut menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Tiga program tersebut mencakup Gerakan Masyarakat (Germas) Tolak Narkoba, Kolaborasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan (Kompak), serta Satu Hati Satu Kekuatan dalam Tertib Lalu Lintas (Sahata). Hal itu diungkapkan sonny saat bersilaturahmi dengan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (13/10).

Pertemuan itu turut membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat keamanan daerah sekaligus mendukung pembangunan, termasuk sektor pariwisata.

Adapun program Germas Tolak Narkoba dirancang untuk menangani persoalan narkotika secara menyeluruh. Mulai dari pencegahan hingga penindakan.

Pendekatan yang digunakan mencakup langkah preemtif, preventif dan represif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Pelibatan masyarakat direncanakan menjangkau hingga tingkat desa, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT).

Melalui pendekatan tersebut upaya pencegahan diharapkan dapat diperkuat langsung dari lingkungan tempat tinggal masyarakat. Sementara itu, program Kompak difokuskan pada penanganan kejahatan jalanan, seperti begal, tawuran, dan aksi premanisme.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman warga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi wisatawan. Adapun Sahata diarahkan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pembinaan dan penegakan aturan secara humanis.

Program tersebut juga diharapkan mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak kendaraan bermotor. Selain pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan, Sonny juga menyorot pentingnya keamanan dalam mendukung pengembangan pariwisata Sumut.

Ia menilai Sumut memiliki potensi wisata alam yang besar, termasuk kawasan Berastagi dan Kabupaten Karo. Namun, menurut Sonny, keindahan alam perlu ditunjang infrastruktur, aksesibilitas serta pelayanan keamanan yang memadai.

Faktor-faktor itu turut menentukan kenyamanan wisatawan dan keinginan mereka untuk kembali berkunjung.

“Kalau akses dan pelayanan keamanannya nyaman, pasti orang akan balik lagi ke sini. Kami siap mensupport dan mengawal program Pak Gubernur dalam meningkatkan daya tarik pariwisata Sumatra Utara,” kata Sonny.

Ia berharap dukungan kepolisian terhadap keamanan destinasi wisata dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah. Melalui kolaborasi dengan Pemprov Sumut, tiga program unggulan Polda Sumut ini diharapkannya berjalan seiring dengan agenda pembangunan daerah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *