Capai 4,12 Juta Ton, Pelindo Multi Terminal Belawan Catatkan Lonjakan Curah Kering

Terminal Pelabuhan Belawan.

SUMUTNOMICS.COM | Medan – PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Belawan mencatat arus curah kering sebesar 4,12 juta ton hingga Agustus 2026. Volume tersebut tumbuh 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,6 juta ton.

Pertumbuhan ini didorong aktivitas bongkar muat komoditas bungkil dan cangkang yang mendukung kebutuhan industri dan perdagangan.

Selain curah kering, arus general cargo dan bag cargo di Pelabuhan Belawan juga meningkat. Hingga Agustus 2026, volumenya mencapai 475.346 ton, naik 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 390.907 ton.

Arus General Cargo Naik 22 Persen

Peningkatan arus general cargo dan bag cargo antara lain berasal dari aktivitas bongkar pupuk dan semen dalam kemasan (in bag).

Dari sisi produktivitas, layanan curah kering mencatat 6.110 ton per kapal per hari (t/s/d). Sementara itu, produktivitas general cargo mencapai 1.722 t/s/d.

Capaian tersebut menunjukkan upaya Pelindo Multi Terminal Branch Belawan menjaga efektivitas bongkar muat di tengah peningkatan arus barang.

Pelindo Perkuat Layanan dan Produktivitas

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan Khoiruddin Lubis mengatakan, peningkatan arus barang mendorong perusahaan memperkuat kualitas layanan dan produktivitas operasional.

“Seiring dengan meningkatnya aktivitas bongkar muat, kami terus melakukan penguatan pada proses layanan dan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat,” ungkapnya, Jumat (9/10).

Khoiruddin menambahkan, perusahaan terus mengoptimalkan operasional sesuai prosedur dengan tetap mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Menurut dia, capaian tersebut tidak lepas dari koordinasi antara Pelindo Multi Terminal, pengguna jasa, perusahaan pelayaran, dan pihak lain yang terlibat dalam operasional.

Koordinasi Jadi Kunci Kelancaran Bongkar Muat

Seiring meningkatnya aktivitas berbagai komoditas, Pelindo Multi Terminal Branch Belawan menilai koordinasi dan konsistensi penerapan standar operasional menjadi kunci kelancaran layanan.

Khoiruddin memastikan perusahaan akan terus mengoptimalkan produktivitas dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus barang sekaligus mendukung kegiatan perdagangan dan industri di Sumatera Utara.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *