Makmur Marpaung: Pencegahan Narkotika Harus Dimulai dari Keluarga

Upaya mencegah penyalahgunaan narkotika tidak cukup mengandalkan penindakan. Keluarga dan masyarakat perlu terlibat sejak awal untuk membangun lingkungan yang mampu melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Perindo, Makmur Marpaung, saat menyosialisasikan Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya di Desa Aritonang dan Desa Sibandang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (13/9/2026).

“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Kesadaran bersama sangat penting agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Menurut Makmur, pemerintah dan aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam penanganan persoalan narkotika. Namun, upaya tersebut perlu berjalan bersama dengan masyarakat karena keluarga dan lingkungan merupakan ruang pertama tempat anak tumbuh dan berinteraksi.

Karena itu, ia mendorong masyarakat tidak hanya memahami bahaya narkotika, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan memberikan edukasi kepada generasi muda.

Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pembahasan perubahan perda serta penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan IX Sumut, yang meliputi Toba, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.

Kegiatan di Desa Aritonang dihadiri Kepala Desa Aritonang Panatar Aritonang serta tokoh agama dan tokoh adat. Di Desa Sibandang, hadir Kepala Desa Sibandang Hurrican Jamaru Rajagukguk, tokoh adat Nagon Rajagukguk, dan tokoh agama Parasian Rajagukguk. Sosialisasi turut menghadirkan Maurid Pardosi sebagai narasumber.

Makmur berharap perubahan regulasi nantinya tidak berhenti pada aspek aturan, tetapi memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

“Pencegahan harus menjadi gerakan bersama. Ketika keluarga dan masyarakat memiliki kepedulian, kita bisa lebih cepat melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *