Terkuak, Ini Penyebab Utama Lonjakan Harga Semen di Sumut

Kepala Kantor Wilayah I KPPU Ridho Pamungkas.

SUMUTNOMICS.COM | Medan – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menduga masalah logistik dan distribusi menjadi pemicu utama melonjaknya harga semen di Sumut. Lonjakan harga yang mencapai 25%-40% itu dinilai tidak wajar karena jauh melampaui kenaikan indeks konstruksi nasional sebesar 8,68%.

Kepala Kantor Wilayah I KPPU Ridho Pamungkas mengatakan, kenaikan harga di tingkat konsumen kian parah karena disertai kelangkaan pasokan. Padahal, kapasitas produksi secara umum masih mencukupi.

“Kenaikan harga BBM, antrean solar, keterbatasan kontainer, hingga biaya pelayaran memengaruhi distribusi semen dari produsen ke pasar,” katanya seusai Focus Group Discussion di Medan, Senin (10/8).

Hambatan distribusi ini diakui oleh sejumlah produsen besar. Indocement melaporkan pengiriman dari Jawa ke Sumatera Utara tertahan di Pelabuhan Kuala Tanjung dan Belawan.

Sementara Semen Merah Putih mengeluhkan gangguan mesin pabrik dan antrean solar angkutan darat yang mengganggu pasokan. Di sisi lain, Semen Indonesia Group (SIG) mencatat kenaikan penjualan hingga 16% karena kebutuhan pemulihan pascabencana di Aceh.

Namun SIG mengaku kesulitan menggenjot produksi secara optimal akibat terbatasnya pasokan batu bara. KPPU kini menelusuri dugaan kemacetan pasokan (bottleneck) di tingkat distributor.

Pasalnya, hampir seluruh merek semen mengalami kelangkaan secara bersamaan, kondisi yang janggal dalam mekanisme pasar bebas. Untuk memastikan kewajaran kenaikan harga, kata Ridho, KPPU akan memeriksa struktur biaya dari hulu ke hilir.

Penelusuran juga menyasar rantai distribusi laut dengan melibatkan pengelola pelabuhan dan armada pelayaran. Anggota KPPU Budi Joyo Santoso menegaskan, proses ini masih dalam tahap pengumpulan data dan verifikasi lapangan.

“Kegiatan ini bukan untuk menilai pelaku usaha, melainkan mendapat gambaran utuh struktur pasar semen di Sumatra Utara,” ujarnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *